jump to navigation

Kahlil Gibran Maret 26, 2010

Posted by pea in Kahlil Gibran.
Tags: ,
comments closed

Kahlil Gibran lahir pada tanggal 6 Januari 1883 di Beshari, Lebanon. Beshari sendiri merupakan daerah yang kerap disinggahi badai, gempa serta petir. Dan fenomena-fenomena alam tersebut sangat tulisan-tulisannya.

Pada usia 10 tahun, bersama ibu dan kedua adik perempuannya, Gibran pindah ke Boston, Amerika Serikat. Gibran mengalami kejutan budaya, seperti yang banyak dialami oleh para imigran lain yang datang ke Amerika Serikat pada akhir abad ke-19. Keceriaan Gibran di bangku sekolah umum di Boston, diisi dengan masa akulturasinya maka bahasa dan gayanya dibentuk oleh corak kehidupan Amerika. Gibran hanya berada di Boston selama tiga tahun karena setelah itu dia kembali ke Beirut, di mana dia belajar di Madrasah Al-Hikmat (School of Wisdom) sejak tahun 1898 sampai 1901. (lebih…)

Iklan

Kurt Cobain – Narkoba dan Hari Terakhir Maret 13, 2010

Posted by pea in Kurt Cobain.
Tags: , , , ,
comments closed

Kecanduan Narkoba

Sebagaian hidupnya, Cobain berjuang melawan penyakit perut kronis yang tidak terdiagnosis dan hal ini sangat menyiksa kondisi fisiknya. Kondisi ini lah yang dikatakan melabilkan emosinya dan ia menghabiskan banyak waktu untuk mencari sumbernya. Namun, tidak satupun dari para dokter mampu menunjukkan penyebab tertentu, dugaan para dokter adalah bahwa ini merupakan salah satu tindakan yang diterimanya pada masa kanak-kanak atau terkait dengan tekanan-tekanan yang pada saat itu ia terima.

Dikatakan bahwa Cobain sudah memakai Mariyuana pada usianya yang ke 14 tahun. Pada tahun 1986, Cobain sudah memakai Heroin yang ia dapatkan melalui seorang bandar Narkoba local di Tacoma, Washington. Cobain menggunakan Heroin itu secara rutin dan di tahun 1990, ia telah menjadi seorang pecandu Narkoba. Cobain mengatakan bahwa “Hal ini saya lakukan untuk mengatasi kondisi perut saya yang menyakitkan, saya mencobanya dan setelah itu saya tidak mendapati sakit perut itu lagi sampai 3 hari lamanya, dan saya menikmati itu” (lebih…)

Kurt Cobain Maret 11, 2010

Posted by pea in Kurt Cobain, Tokoh.
Tags: , , , , , , , , , ,
comments closed

Kurt Cobain (20 Februari 1967 – 5 April 1994) adalah seorang musikus asal Seattle, Amerika Serikat, membentuk grup band yang terbaik dimasanya Nirvana, seorang penyanyi, gitaris dan penulis lagu.

Kurt Cobain bersama dengan Krist Novoselic membentuk Nirvana pada tahun 1987. Dalam waktu 2 tahun kemudian Nirvana menjadi sangat terkenal di Seattle sebagai band yang beraliran Grunge. Tahun 1991 adalah peluncuran album Nirvana “Smells Like Teen Spirit” dan hal ini mengakibatkan perubahan dramatis terhadapan minat penggemar musik diseluruh dunia terhadap musik – musik yang selama ini dominan. Dan Kurt Cobain dianggap menjadi “juru bicara” oleh generasi pada saat itu.

Selama masa tahun – tahun terakhirnya, Cobain mengalami permasalahan kecanduan terhadap narkoba, disamping itu juga Cobain mengalami tekanan yang datang dari media dan juga istrinya Courtney Love. Pada 8 April 1994, Cobain ditemukan telah meniggal dirumahnya di Seattle. Dan dari hasil pemeriksaan kepolisian setempat dikatakan bahwa penyebab kematian Cobain adalah luka pada kepala akibat peluru dari senapan yang ditemukan berada samping Cobain. Di tahun – tahun berikutnya, kematian Cobain menjadi sangat menarik dan menjadi perdebatan. Hingga pada saat ini beberapa penggemar Cobain tidak meyakini bahwa Cobain telah melakukan bunuh diri, beberapa diantara mereka yakin bahwa Courtney Love menjadi orang yang paling bertanggung jawab terhadap kematian Cobain. (lebih…)

Cinta dan Kaul Februari 12, 2010

Posted by pea in Mother Teresa.
Tags: , , , , , ,
comments closed

Kalau aku menjadi orang suci, pastilah aku salah satu orang suci untuk “dunia gelap”. Aku akan terus – terusan absen dari surga, untuk menerangi mereka yang kegelapan di bumi

Saya hanya alat-Nya, mengapa peduli soal saya, sementara semua ini karya-Nya. Saya tidak berani mengakui itu karya saya, itu diberikan kepada saya.

Memohonlah kepada Yesus untuk membuat saya tidak bisa menolak apa pun permintaan-Nya, sekecil apa pun, saya rasanya lebih baik mati. (lebih…)