jump to navigation

Kehidupan dan Kematian Maret 16, 2010

Posted by pea in Tulisan Ringan.
Tags: , , ,
trackback

Apa itu kehidupan ???
Apa itu kematian ???

Menurut Wikipedia😀
Kehidupan adalah fenomena atau perwujudan adanya hidup, yaitu keadaan yang membedakan organisme (makhluk hidup) dengan benda mati. Ciri-ciri kehidupan mencakup keteraturan, reproduksi, pertumbuhan dan perkembangan, pemanfaatan energi, respons terhadap lingkungan, homeostasis, dan adaptasi evolusioner.

Bagaimana dengan ini ???
Kehidupan adalah interaksi makhluk dengan sesama makhluk atau dengan alam semesta, gerakan pengacau, kemerdekaan, rasa sakit, keinginan untuk mendapatkan, nafsu liar dan tentu kamu punya defenisi yang berbeda – beda.

Satu hal yang pasti tentang kehidupan adalah dalam hitungan kurang lebih dari 5 menit saya yakin kamu punya defenisi tentang kehidupan.

Bagaimana dengan kematian ???
Jujur bagi saya, akan sangat sulit untuk menjawab defenisi kematian.
Hal yang saya sarankan, untuk menanyakan “Apa itu kematian?” sebaiknya kamu bertanya bukan kepada seorang Pendeta atau Dukun, tapi tanyakan pada seorang yang bekerja Memandikan Jenazah, Penjaga Kamar Mayat, Dokter, Perawat dan yang paling saya sarankan adalah Seorang Tentara yang telah menyelesaikan “kewajibannya” di medan perang.

Bagi saya sendiri “Apa itu Kematian ???”
Kematian berati saya tidak hidup lagi😀, saya tidak akan berkata lagi “Hai Ma, selamat pagi, apa kabar mu Ma ?”, saya tidak akan merasakan pijatan dan belaian jari jemari Ayu, saya tidak akan mampu lagi berteriak “Goooooolllllll……”, saya tidak akan bernyanyi lagi dengan hidangan Tuak dan Kacang dan tentu saya tidak akan mampu untuk datang ke Gereja, berdoa dan berkata “Bapa ampuni aku, Bapa kuserahkan kehidupan ku ini pada-Mu, Bapa sertai aku”

Atas keinginan ku untuk bercerita tentang apa yang telah ku lihat “Cara pertemuan dengan kematian” tapi sangat tidak baik untuk mengatakan hal ini disini.

Hanya coba lah untuk berpikir “Aku ingin mati dengan Tersenyum, pada saat terakhir aku sanggup berkata Aku Sangat Bahagia”
Dan satu hal yang pasti Aku telah berhenti untuk berpikir “Aku Berada di Surga” “Aku Berada di Neraka”

%d blogger menyukai ini: