jump to navigation

Kurt Cobain Maret 11, 2010

Posted by pea in Kurt Cobain, Tokoh.
Tags: , , , , , , , , , ,
trackback

Kurt Cobain (20 Februari 1967 – 5 April 1994) adalah seorang musikus asal Seattle, Amerika Serikat, membentuk grup band yang terbaik dimasanya Nirvana, seorang penyanyi, gitaris dan penulis lagu.

Kurt Cobain bersama dengan Krist Novoselic membentuk Nirvana pada tahun 1987. Dalam waktu 2 tahun kemudian Nirvana menjadi sangat terkenal di Seattle sebagai band yang beraliran Grunge. Tahun 1991 adalah peluncuran album Nirvana “Smells Like Teen Spirit” dan hal ini mengakibatkan perubahan dramatis terhadapan minat penggemar musik diseluruh dunia terhadap musik – musik yang selama ini dominan. Dan Kurt Cobain dianggap menjadi “juru bicara” oleh generasi pada saat itu.

Selama masa tahun – tahun terakhirnya, Cobain mengalami permasalahan kecanduan terhadap narkoba, disamping itu juga Cobain mengalami tekanan yang datang dari media dan juga istrinya Courtney Love. Pada 8 April 1994, Cobain ditemukan telah meniggal dirumahnya di Seattle. Dan dari hasil pemeriksaan kepolisian setempat dikatakan bahwa penyebab kematian Cobain adalah luka pada kepala akibat peluru dari senapan yang ditemukan berada samping Cobain. Di tahun – tahun berikutnya, kematian Cobain menjadi sangat menarik dan menjadi perdebatan. Hingga pada saat ini beberapa penggemar Cobain tidak meyakini bahwa Cobain telah melakukan bunuh diri, beberapa diantara mereka yakin bahwa Courtney Love menjadi orang yang paling bertanggung jawab terhadap kematian Cobain.

Kehidupan Kurt Cobain

Kurt Cobain lahir tahun 20 Februari 1967, di Aberdeen Washington, oleh pasangan Donald dan Wendy Cobain. Cobain menghabiskan waktunya selama 6 bulan kemudian di desa Hoquiam, Washington, lalu keluraga mereka pindah ke Aberdee Washington. Menurut bibinya Mari “Dia sudah mulai menyanyi di usia 2 tahun, dan dia memiliki bakat besar diusia yang sangat muda”.

Diusianya yang ke 7 tahun, Cobain mengalami pukulan yang sangat berat, terhadap keputusan kedua orang tua nya yang bercerai dan belakangan diketahui hal ini memberi dampak perubahan kepribadian secara dramatis.

Dalam suatu wawancara khusus di tahun 1993, Cobain berkata “Aku ingat, aku merasa malu terhadap keputusan “perceraian” kedua orang tua ku. Aku tidak bisa lagi berhadapan dengan beberapa teman di sekolah, saya sangat menginginkan keluarga yang utuh, seorang Ayah dan seorang Ibu. Aku hanya ingin kenyamanan itu, dan hal itu lah yang membuat aku membenci mereka selama beberapa tahun.” Setelah menghabiskan waktu selama satu tahun tinggal bersama Ibu nya, menyusul perceraian itu, ia pun pindah ke Montesano Washington untuk tinggal bersama dengan Ayah nya akan tetapi beberapa tahun kemudian pemberontakan masa mudanya menjadi terlalu berlebihan dan ia mendapati dirinya sedang berjalan di antara teman dan keluarga.

Disekolah, Cobain kecil memiliki minat yang kecil terhadap olahraga akan tetapi ayah nya mendesak ia untuk bergabung dengan tim gulat. Walau pun ia memiliki bakat akan hal itu, tapi sebenarnya ia sangat membencinya. Kemudian, ayahnya memasukkan Cobain pada liga local bisbol akan tetapi dia tidak memberi yang terbaik untuk menghindari kewajiban bermain. Sebaliknya, Cobain focus terhadap kursus seni. Dia sering meninggalkan pelajaran di sekolah. Disekolahnya, Cobain berteman dengan seorang gay dan terkadang kesedihan yang ia alami, ia lampiaskan bersama dengan kelompok siswa Homophobic. Dan teman – teman yang lainnya percaya bahwa Cobain adalah seorang gay. Dalam satu jurnal pribadinya, Cobain menulis “Saya bukan seorang gay. Walaupun aku sangat mengharapkan itu, tapi aku tidak pernah melakukannya.” Dalam wawancara tahun 1993 dengan The Advocate, Cobain mengklaim bahwa ia melakukan Spray Paint dengan menulis “God is Gay” pada sebuah truk di Aberdeen. Cobain juga mengklaim ia ditangkap pada tahun 1985 atas spray paint “HOMO SEX RULES” pada sebuah bank. Sebagai seorang remaja yang dibesarkan di kota kecil Washington, Cobain akhirnya “melarikan diri” dari rumahnya dan bergabung dengan aliran Punk di wilayah Pacific Northwest, dan ikut dalam pertunjukan punk di Seattle. Dan akhirnya, Cobain mulai sering mengunjungin tempat latihan sesama musisi The Melvins di Montesano.

Di pertengahan kelas sepuluh, Cobain memutuskan untuk pindah dan tinggal kembali bersama ibunya di Aberdeen. Dua minggu sebelum wisuda, Cobain memutuskan untuk tidak melanjutkan pendidikan ke sekolah tinggi setelah ia menyadari bahwa ia tidak punya cukup kemampuan untuk lulus. Terhadap hal itu, ibu nya memberikan pilihan untuk pergi mendapatkan pekerjaan. Setelah lewat satu minggu, Cobain menemukan seluruh pakaiannya telah dikemas dalam kotak. Dia dipaksa untuk keluar dari rumahnya, dia pun sering menginap di rumah teman dan sesekali tinggal di ruang bawah tanah rumah ibu nya. Cobain mengklain bahwa ketika dia tidak bisa menemukan tempat lain untuk tinggal, dia tinggal dibawah sebuah jembatan di atas sungai Wishkah, sebuah pengalaman yang mengilhami keluarnya lagu “Something in the way” album Nevermind. Namum Krist Novoselic mengklaim bahwa, Cobain tidak benar – benar tinggal disana.

Diakhir tahun 1986, Cobain tinggal sendiri di salah satu rumah yang disewa hasil dari pekerjaannya di salah satu resor pantai, dua puluh mil dari Aberdeen. Pada waktu yang bersamaan, Cobain sering melakukan perjalanan ke Olympia, Washington untuk mengikuti pertunjukan musik rock. Selama itu pula ia memulai hubungan dengan Tracy Marander.

Awal Terbentuknya Nirvana

Pada ulang tahun yang ke-14, Cobain mendapatkan pilihan hadia dari paman nya yaitu gitar atau sepeda dan Cobain memilih gitar. Dia mulai belajar beberapa musik, termasuk AC / DC ‘s “Back in Black” dan The Cars’ “My Best Friend’s Girl”, dan segera mulai membuat lagu sendiri.

Di sekolah menengah, Cobain tidak menemukan siapa pun teman untuk diajak bermain musik bersama. Pertemuannya dengan Krist pun terjadi pada saat ia sering berkunjung di tempat latihan The Melvins. Ibu Krist memiliki sebuah salon, cobain dan krist selalu melakukan latihan di ruangan atas. Beberapa tahun kemudian, Cobain mencoba meyakinkan Krist untuk membentuk sebuah band dengan dia, dengan memperdengarkan musik yang telah dia buat sebelumnya bersama band Fecall Matter kepada Krist. Setelah berbulan – bulan bertanya, akhirnya Krist menyetujui rencana Cobain untuk membentuk sebuah band, dan ini lah awal dari Nirvana.

Selama bertahun – tahun pertama, Cobain dan Krist pun sepakat untuk fokus terhadap pencarian seorang drummer. Akhirnya di tahun 1989, band ini menetapkan Chad Channing sebagai drummer untuk merekam album pertama Bleach yang dirilis oleh Sub Pop Records. Akan tetapi Cobain tidak puas dengan hasil permainan Chad Channing dan lalu menggantikannya dengan Dave Grohl. Dengan Grohl sebagai drummer, Nirvana menemukan keberhasilan terbesar mereka di tahun 1991 melalui album major-label, Nevermind.

Cobain mendapatkan keberhasilan besar bersama dengan Nirvana yang dia bentuk dari bawah. Akan tetapi dia merasa kecewa terhadap media yang membanding – bandingkan diri nya dengan Frances Farmer dan sangat membenci orang – orang yang mengaku fans band Nirvana akan tetapi tidak mengetahui pesan dari lagu yang dia ciptakan. Satu peristiwa yang sangat mengecewakan Cobain adalah dua orang lelaki yang memperkosa seorang wanita saat dengan mereka menyanyikan lagu Polly. “Tahun lalu seorang wanita diperkosa oleh dua lelaki biadab sambil mereka menyanyikan lagu kami Polly, Saya ingin memiliki waktu dan menangis dengan keras terhadap orang – orang biadab yang berada diantara penonton. Maaf, jika saya terlalu emosional, tapi begini lah cara saya.”

Menikah

Cobain bertemu dengan Courtney Love tahun 1989 di sebuah acara di Portland, Oregon. Mereka hanya terlibat dalam pembicaraan singkat, tapi ia tetap mengingini hubungan yang lebih serius lagi. Menurut jurnalis Everett True, pasangan itu memperkenalkan hubungan mereka secara resmi di Los Angeles pada Mei 1991. Minggu – minggu berikutnya, setelah mendapatkan nasehat dari Grohl, Courtney dan Cobain merasakan jatuh cinta. Setelah berminggu – minggu menjalani hubungan putus sambung, pada musim gugur 1991, Cobain menyadari dirinya telah menggunakan narkoba secara rutin.

Tahun 1992, Courtney mendapati dirinya telah mengandung seorang anak dari hubungannya dengan Cobain. Dan tanggal 24 Februari 1992, bersama dengan pertunjukan keliling Nirvana, Cobain menikahi Courtney di pantai Waikiki, Hawaii. “Dalam beberapa bulan setelah pernikahan, aku memiliki perubahan sikap yang sangat drastik” wawancara Cobain dengan Sassy magazine. “Aku tidak percaya betapa bahagianya saya, terkadang aku lupa bahwa aku berada dalam suatu band, aku begitu dibutakan akan cinta, Aku tahu kedengarannya memalukan, tapi ini lah kebenaran. Saat ini aku bisa saja keluar dari band ini, ini tidak penting lagi bagi ku, hanya saja aku mesih terikat dengan kontrak.”

bersambung ….
dikutip dari : http://kurtcobain.com

%d blogger menyukai ini: