jump to navigation

Doa Ucapan Syukur Januari 28, 2010

Posted by pea in Kristen.
comments closed

Bapa Surgawi

Terima Kasih untuk semua anugerah-Mu
dalam kehidupanku
Terima kasih untuk k asih -Mu yang tanpa batas bagiku,
keluargaku dan orang orang di sekitarku.
Terima Kasih menjadikan aku sebagai
alasan Engkau memberkati
lingkunganku,
pekerjaanku dan komunitasku.

Tahirkan lidah, mulut dan bibirku
sehingga hanya kata kata berkat dan Firman-Mu saja yang bisa aku katakan
Tahirkan mataku sehingga hanya hal hal yang daripadaMu saja yang aku lihat,
untuk pertumbuhan imanku
Tahirkan telingaku sehingga hanya kebenaranMu yang
aku dengar dan perdengarkan
Berkatilah aku,   pasangan hidupku,
anak-anakku, semua  keluargaku,
rumahku,  pekerjaanku serta
teman2ku.  Jadikanlah kami  perpanjangan hati
dan tanganMU.
Terima Kasih Bapa untuk semuanya
Dalam nama TUHAN  YESUS  aku
berdoa.
AMIN….

sumber : Totor Manik

Kitab Batara Guru II (Naga Padoha Ni Aji) Januari 28, 2010

Posted by pea in Batak.
comments closed

Pada suatu hari Manuk-manuk Hulambujati bertelur tiga butir. Hatinya tertegun dan heran, karena telurnya lebih besar dari dirinya. Melihat telur tersebut tidak bisa di erami, kemudian Manuk-manuk Hulambujati menjumpai Leang-leangmandi Untung-untung Nabolon dan menitipkan pesan, Dia berkata : “E ….. Leangleangmandi Untunguntung Nabolon, harap murah hatimu menyampaikan dahulu pesan ku ini kepada Ompunta Maulajadi Nabolon, Aku tidak tahu bagaimana akan kuperbuat perihal telurku yang tiga ini, kuperam tidak cukup dengan buluku”. Akhirnya Leangleangmandi menyampaikan pesan itu kepada Ompunta Mulajadi Nabolon. Ia berkata : “Ya Ompung, bagaikan beras yang tidak bercampur dengan antah, yang tidak lupa di pesan yaitu pesan dari Manukmanuk Hulambujati, apa seharusnya dilakukan pada ketiga telurnya itu ?” Ompunta Mulajadi Nabolon berpesan : “Katakanlah agar telur itu tetap diperami. Aku yang lebih tahu akan hal itu, bawalah dua belas butir beras ini, butiran beras ini harus dimakan setiap bulan. Jika terasa gatal pada paruhnya, patukkan kepada telur itu.” Kemudian Leang-leangmandi menyampaikan pesan Ompunta Mula Jadi Nabolon kepada Manuk-Manuk Hulambujati. Manuk-Manuk Hulambu Jati segera melaksanakan pesan dari Ompunta Mula Jadi Nabolon. Setelah tiba saatnya paruh Manukmanuk Hulambujati menjadi gatal lalu dipatukkannya kepada tiga butir telur tersebut. Telur itupun berputar dan kemudian keluar dari setiap telur tersebut menyerupai manusia laki-laki. Dari telur pertama keluar Batara Guru Doli, Batara Guru Panungkunan, Batara Guru Pandapotan, yang menjadi kebijakan dari segala kerajaan, memegang timbangan kepada seluruh yang dijadikan, permulaan gantang terajunan, timbangan yang adil, bajak pembelah tali, keatas tiada dapat terungkit, kebawah tak dapat oleng dan kesamping tidak akan miring. (lebih…)

Kasihan ataukah Peduli ? Januari 27, 2010

Posted by pea in Puisi Venesya.
comments closed

Venesya…biarkan aku bersama mu malam ini
menceritakan tentang apa yang ku lihat

Venesya…aku duduk ditempat yang telah ku beli bersama – sama dengan mereka
aku melihat dia dia berpakaian hitam, sama hitamnya dengan kulitnya
tidak venesya… aku melihat kulitnya lebih kusam dari pakaiannya (lebih…)

Kitab Batara Guru 1 Januari 27, 2010

Posted by pea in Batak.
comments closed

Kitab ini berisi seluruh rahasia Allah tentang terjadinya bumi dan manusia beserta kodrat kehidupan dan kebijakan manusia yang tercermin pada Batara Guru yang mempunyai lambang hitam.  Seperti tertulis : “Wahai engkau Batara Guru engkaulah tempat bertanya, pengambilan hukum, keterangan, ramalan dari yang paling atas, dari Bukit Siunggas ke Bukit Parsambilan, dari embun yang tujuh-lapis, dari langit ke-tujuh, dari lembah Sitandiang menuju pohon Pakis yang tiga, dari hutan Pungu ke hutan tempat keramat dari Gua Sibada-bada, dari pohon kayu Simanualang, dari ujung dahan, dari ujung bumi, dari batu Garagajulu itulah tempat penyucianmu, dari rotan terbalik, dari tikar bambu duri, dari simpangan empat, dari rotan terbalik ke bintang yang bercabang ke Batu Sigiling-giling, dari pohon Kayu Junjung Buhit, dari pohon Hariara yang tumbuh di langit itulah jalanmu ke Benua Atas dan Benua Tengah. (lebih…)